Cerita AKBP Yudha Selama Lima Bulan Jabat Kapolres Torut, Sering Masuk Ke Pelosok Desa

oleh -

KABARTA.ID, TORAJA UTARA — AKBP Yudha Wirajati Kusuma SIK MH sudah lima bulan menjabat Kapolres Toraja Utara sejak Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang dilakukan di Aula SPN Batua 20 Desember 2019 lalu oleh Kapolda Sulsel, Irjen Pol Mas Guntur Laupe SH MH.

Yudha begitu sapaan karibnya. Dia meninggalkan jabatan Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Sulsel dengan segudang prestasi. Dia begitu garang terhadap koruptor. Sederet pejabat dan pengusaha dari berbagai daerah sudah memakai rompi oranye.

Kini dia bergekut dan beradaptasi wilayah Negeri Di Atas Awan -Julukan Lolai- yang terletak di Toraja Utara. Pertama, dia mulai merintis keorganisasian Polri di sana dengan membangun Markas Kepolisian Resort (Mapolres). Sarana dan prasarana pun dilengkapi satu per satu.

Baca Juga:  Gubernur Sulsel Resmikan RTH Wage Senilai Rp 6, 7 M

 

Kapolres Torut, AKBP Yudha Wirajati SIK MH

 

 

 

 

 

 

Perwira berpangkat dua melati yang berlatar belakang Reskrim itu selalu menekankan kepada seluruh anggotanya untuk selalu bertindak humanis kepada siapapun. Bahkan Toraja Utara yang dikenal dengan maraknya judi sabung ayam perlahan menghilang.

“Memang saya melakukan pembubaran disetiap judi sabung ayam sembari memberikan sosialisasi. Satu sampai dua kali ditegur masih melakukan baru ditangkap,” katanya Selasa (19/5/2020).

Yudha mempererat silaturahmi dengan seluruh instansi pemerintahan, dan merangkul seluruh elemen. Tujuannya, semata demi sinergitas untuk membuat Torut lebih baik.

Kini, seluruh daerah terkena bencana nasional. Bencana non alam. Pandemi Covid-19. Polres Toraja Utara terlibat langsung dalam penanganan itu. Memutus mata rantai virus tersebut. Anggotanya terlibat berjaga disetiap perbatasan untuk memastikan pendatang yang masuk bebas virus. Mereka terus berjaga hingga 24 jam non stop.

Baca Juga:  Gubernur Sulsel Resmikan RTH Wage Senilai Rp 6, 7 M

Selama pandemi ini ada banyak yang kehilangan pekerjaan. Ada banyak yang terdampak Covid-19. Untuk membantu meringankan mantan Kasat Reskrim Polres Bangka Tengah Polda Kepbabel itu berkali-kali menyalurkan bantuan.

Uniknya, dia menyalurkan bantuan secara door to door. Sebab, dia ingin memastikan bantuan yang dibagikannya atas nama institusi Polri itu harus tepat sasaran. Harus melewati jalanan berbatu, tengah sawah, hutan untuk bisa sampai ke pelosok.

“Saya cuman ingin membantu saudara-saudara kita yang terkena dampak. Meski tidak seberapa setidaknya bisa meringankan beban mereka. Karena saya percaya tuhan akan menggantikan 1000 kali lipat yang kita berikan hari ini,” ucap Yudha tersenyum. (MMI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *