Diam-Diam, Terdakwa Kasus Korupsi PAUD Bone Kembalikan Kerugian Negara Rp 250 Juta 

oleh -

 

KABARTA.ID, WATAMPONE- Terdakwa kasus dugaan korupsi PAUD Bone, Masdar mengembalikan uang kerugian negara ke Kejaksaan Negeri Bone.

Informasi yang dihimpun kabarta.id, terdakwa Masdar mengembalikan uang kerugian negara melalui Penasehat Hukum terdakwa Masdar, Muhammad Aris SH(32) didampingi isteri Masdar, Nuralam(40).

Kasi Pidsus Kejari Bone Andi Kurnia yang dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

Andi Kurnia menuturkan jumlah kerugian negara yang dikembalikan terdakwa Masdar sebesar Rp 250 Juta.

” Betul ada pengembalian kerugian negara dari terdakwa M, jumlahnya Rp 250 juta,” kata Andi Kurnia yang dihubungi melalui ponselnya, Selasa (9/6/2020).

Kata dia, penyerahan kerugian negara itu dilaksanakan di Kantor Kejaksaan Negeri(Kejari) Bone di Jl Yos Sudarso, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Senin (8/6/2020).

Baca Juga:  Pelaku Cabul Disabiltas di Bone Dituntut 6 Tahun

“Diserahkan kemarin Senin tanggal 08 Juni 2020,” ucapnya.

Masdar merupakan satu dari tiga terdakwa kasus dugaan korupsi PAUD Bone yang sudah ditahan di Lapas Watampone.

Sebelumnya Masdar juga pernah mengajukan ke Kejari Bone untuk penangguhan penahanan. Namun tidak dikabulkan karena sudah menjadi tahanan hakim.

Dua tersangka lainnya ditahan, Sulastri menjabat Kasi PAUD, Ihsan yang menjabat staf PAUD.

Sebelumnya, tiga tersangka kasus dugaan korupsi Paud Bone ditahan Kejaksaan Negeri Bone usai diperiksa di Kantor Kejari Bone, Jl Yos Sudarso, Kota Watampone, Kamis (12/12/2019) lalu.

Mereka yang ditahan dalam Kasus Korupsi PAUD, Sulastri menjabat Kasi PAUD, Ihsan yang menjabat staf PAUD dan Masdar diketahui pengawas TK .

Baca Juga:  Hari Bhayangkara ke-74, A Rio Idris Padjalangi Harap Polri Atensi Peredaran Narkoba

Namun dari empat tersangka, satu tersangka lainnya yakni Kabid Paud, Erniati.

Bahkan berkas Kabid Paud, Erniati belum P21 atau dinyatakan lengkap.

Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sulsel melakukan gelar perkara kasus dugaan korupsi penyalahgunaan anggaran Paud Bone di Mapolda Sulsel, Kota Makassar, Senin (7/10/2019) lalu.

Hasilnya, penyidik menetapkan empat orang tersangka dalam dugaan kasus disebu-sebut merugikan negara sebesar Rp4,9 miliar itu.

Salah satunya mantan Kepala Bidang Paud dan Dikmas Disdik Kabupaten Bone, Erniati.

Selain itu, Masdar, Ikhsan pegawai PAUD, dan Kasi Paud Sulastri juga ditetapkan tersangka.(AJ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.