Sekda Bone Terpilih Jadi Ketua Korpri 2019-2024

oleh -

KABARTA.ID, WATAMPONE–Musyawarah Korps Pegawai Republik Indonesia( KORPRI) Kabupaten Bone dibuka Bupati Bone  Dr.H.A.Fahsar M. Padjalangi, M.Si. yang dilaksanakan di Gedung PKK Kabupaten Bone, Jumat 27 November 2020.

Hadir Wakil Bupati Bone, Drs.H.Ambo Dalle, M.M., Sekda Bone Drs.H.A.Islamuddin, dan Ketua Korpri Kabupaten Bone H.A.Surya Darma, S.E., M.Si., serta pengurus Korpri lainnya.

Musyawarah Korpri kali ini Mengangkat Tema “Korpri Berkontribusi, Melayani dan Mempersatukan Bangsa”

Dalam sambutannya Bupati Bone berharap kepada Anggota Korpri Kabupaten Bone agar ada kegiatan peduli sosial apalagi di masa pandemi ini.

Beliau berharap Korpri Kabupaten Bone bisa berkontribusi, setidaknya ada kepedulian di masa pandemi ini, seyogianya turut berperan dalam bentuk kegiatan sosial atau pun lainnya.

Baca Juga:  40 KK Korban Banjir Bandang Di Kelurahan Bone Tua Resmi Miliki Huntap Melalui Proses Undian

Mengingat anggota Korpri Kabupaten Bone hingga saat ini lebih kurang delapan ribuan orang.

“Bayangkan saja kalau setiap anggota menyumbang minimal 10 ribu/bulan berapa hasilnya” kata Bupati Bone.

Lanjutnya, semoga musyawarah ini berlangsung lancar dalam pemilihan ketua Korpri Kabupaten Bone yang baru masa jabatan 2019 – 2024.

Acara musyawarah Korpri tersebut ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan kepada Ketua Korpri yang lama dalam hal ini H.A.Surya Darma.

Dalam kesempatan itu pula Sekda Bone Drs.H.Andi Islamuddin terpilih sebagai Ketua Korpri Bone periode 2019- 2024

Usai terpilih, Andi Islamuddin bakal menggalakkan jargon Korpri “Saya Korpri, Saya Melayani” dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Saya mengajak seluruh Anggota Korpri untuk terus menerus bergerak mencari terobosan, terus menerus melakukan inovasi. Pelayanan yang ruwet, berbelit-belit dan yang menyulitkan rakyat, harus kita pangkas. Kecepatan melayani menjadi kunci reformasi birokrasi,” katanya.

Baca Juga:  Terkait Mudik, Bupati Bone : Petugas Jangan Terlalu Kaku

“Kecepatan, kreativitas, dan inovasi merupakan kunci. Cara-cara lama yang monoton, yang tidak kompetitif tidak bisa diteruskan lagi. Aparatur negara sebagai pelayan masyarakat harus bisa lebih cepat dan lebih baik dibandingkan dengan negara lain. Oleh sebab itu, seluruh anggota Korpri dapat mengambil jalan perubahan, melakukan reformasi secara berkelanjutan,” tambahnya.(AJ).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *