Pupuk Langka, Ketua Kelompok Tani Arasoe Minta Diusut

oleh -

KABARTA.ID, WATAMPONE— Kelangkaan pupuk khususnya di Desa Arasoe Kecamatan Cina Kabupaten Bone menyoroti kelangkaan pupuk di tingkat penyalur. Pasalnya, sebanyak 41 nama yang terdaftar di Rencana Defenitif Kelompok Tani (RDKK) Arasoe tidak merata dan sangat kekurangan.

Hal ini diungkapkan Ketua Kelompok Tani Desa Arasoe, Patempoi menegaskan pupuk untuk dipergunakan pada sawah sangat dibutuhkan saat ini seperti urea dan Poska. Namun yang diterima hanya 35 Zak saja

“Ada apa ini ditingkat penyalur, pengawas dan distributor. Ini nama di RDKK sudah muncul nama. Bahkan dari dinas pertanian yang bertugas di Kecamatan Cina mengaku habis stock, saya minta kelangkaan pupuk ini diusut”, ujar Patempoi, Rabu, (30/6/2021).

Baca Juga:  Hadiri Deklarasi Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi, Wabup Suaib Mansur Apresiasi Polres Luwu Utara

Lanjut dia, kelangkaan pupuk di wilayahnya itu sudah mempertanyakan ke rekan rekan kelompok tani yang lain dan telah mengkonfirmasi ke bagian atas kalau pihaknya disuruh menunggu.

“Kemana itu sebenarnya barang (pupuk), apalagi ini nama sudah ada di RDKK. Beda di desa tetangga lancar lancar saja,” paparnya.

Bahkan dia pun juga sangat menyayangkan ada yang diperjualbelikan pupuk di tempat lain dan gampang dibeli. Bahkan meminta para legislator untuk turun tangan di lapangan. (MUS).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.