Ini Tujuh Point Penekanan Bupati Lutra pada Rakor Penanganan COVID-19

oleh -

KABARTA.ID Luwu Utara – Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, memimpin Rapat Koordinasi Penanganan COVID-19, Senin (5/7/2021), di Aula La Galigo Kantor Bupati. Rakor berlangsung kurang lebih 2 jam, mulai pukul 16.00 – 18.00 wita, dan dihadiri Forkopimda, Sekda Armiady, para Kepala Perangkat Daerah, Ketua Bawaslu, Kemenag, para Camat, dan Jubir COVID-19.

Pada Rakor tersebut, Bupati Indah Putri Indriani menekankan pentingnya sosialisasi protokol kesehatan dan vaksinasi COVID-19 untuk menjadi perhatian semua pihak yang terlibat dalam percepatan penanganan COVID-19 di Luwu Utara. Kata Indah, semua jajaran mulai di tingkat kabupaten sampai desa harus bisa saling bersinergi dalam sosialisasi prokes dan vaksinasi.

Baca Juga:  Reses Dibandara Lutra, Anggota DPR-RI Muh.Fauzi : Tiga Bandara di Lutra Butuh Pembenahan Runway

“Para Camat, Forkopimcam, Puskesmas dan Kepala Desa harus bersinergi dalam setiap kegiatan sosial kemasyarakatan dan terus melakukan sosialisasi prokes dan kegiatan vaksinasi COVID-19,” kata Indah. Mengingat kasus COVID-19 yang semakin meningkat, Indah memerintahkan Camat bersinergi dengan Forkopimcam untuk mengaktifkan posko PPKM mikro di desa.

Tak kalah pentingnya, pada penyaluran BLT-DD yang dilakukan di desa sedapat mungkin dirangkaikan dengan kegiatan vaksinasi COVID-19. “Jangan pernah kita bosan untuk selalu mengingatkan masyarakat dan mengedukasi pentingnya protokol kesehatan dan vaksinasi demi keselamatan kita semua, sehingga Luwu Utara tetap aman dan terkendali,” pungkasnya. (LH)

Berikut 7 point penekanan Bupati dalam Rakor Penanganan COVID-19:
1.Camat, Forkopimcam, Puskesmas dan kepala desa bersinergi dalam setiap kegiatan sosial kemasyarakatan dan terus melakukan sosialisasi prokes dan vaksinasi COVID-19;
2.Mengaktifkan posko PPKM mikro di desa dan menjadi perhatian desa agar semua kegiatan operasional penanganan COVID-19 harus jelas pertanggungjawabannya;
3.Penyaluran BLT-DD dan PKH harus dirangkaian dengan kegiatan vaksinasi COVID-19;
4.Khusus desa Pao (zona merah) agar mengaktifkan posko dan memberlakukan PPKM dengan melibatkan Kades, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satgas Desa, BPD, dan Karantaruna;
5.Warga desa Pao yang terpapar COVID-19 agar diedukasi untuk disiplin karantina mandiri dan kewajiban desa menyiapkan sembako bagi warga yang karantina mandiri;
6.Masing-masing Perangkat Daerah Pemda Lutra harus berkontribusi terhadap penanganan COVID-19 agar Kabupaten Luwu Utara tetap pada kondisi yang aman dan terkendali;
7.Jangan pernah bosan dan lelah untuk selalu mengedukasi masyarakat, terkait protokol kesehatan dan vaksinasi, demi keselamatan diri dan keselamatan orang lain.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.