Tinjau Pembangunan Jalan dan Jembatan di Desa Radda, Anggota DPR-RI Muh. Fauzi Menuai Apresiasi Positif Dari Masyarakat

oleh -

Dalam kunjunganya itu, Fauzi ingin memastikan progres pelaksanaan proyek pembangunan dua jembatan dengan anggaran Rp 9,7 miliar lebih itu, berjalan dengan baik. ” Apa lagi kegitan ini adalah aspirasi saya, makanya saya juga punya tanggung jawab untuk terus mengawal pembangunannya sampai selesai. Alhamdulillah progresnya sesui rencana,” kata Muhammad Fauzi di sela sela kunjunganya.

Suami Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani itu menambahkan selain pengerjaan jembatan dirinya juga terus memantau pengerjaan jalan poros trans Sulawesi di Desa Radda dan jalan poros dalam kota Masamba tepatnya depan Masjid Syuhada Masamba.

Baca Juga:  Brimob Yon C Datangi Pasar Sentral, Cari Warga Tak Terapkan Protokol Kesehatan

“Dua proyek ini (jalan dan jembatan.red) sangat dibutuhkan khususnya masyarakat Luwu Utara dan seluruh pengguna jalan pada umumnya. Ini juga adalah upaya kita memulihkan kembali Luwu Utara pasca musibah banjir bandang dengan membenahi infrastrukturnya,” uangkap pria yang akrab disapa Abang Fauzi itu.

Ditempat yang sama, Anggota DPRD Luwu Utara dari Fraksi Golkar, Muh. Azhal Arifin yang turut serta mendampingi peninjauan pengerjaan tersebut membenarkan bahwa kedua pengerjaan itu merupakan aspirasi langsung dari Anggota DPR-RI, Muh.Fauzi.

“Memang benar bahwa pengerjaan ini merupakan aspirasi dari Abang,(sapaan akrab Muh.Fauzi). Kebetulan saya dan beliau berada pada komisi yang sama-sama membidangi pembangunan infrastruktur, bedanya saya di daerah dan beliau di pusat”.

Sambung, “Jadi setelah mendengar kebutuhan dari masyarakat pasca bencana kemarin saya langsung kordinasi dengan beliau bahwa inilah kebutuhan masyarakat, dan alhamdulillah melalui aspirasinya pengerjaan ini sudah berjalan, tinggal menunggu penyelesaiannya.” Tutup Azhal yang juga merupakan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Luwu Utara.

Baca Juga:  Usai Perayaan HJL/HPRL, Bupati Luwu Utara Melepas Armada Bantuan Kemanusiaan Ke SulBar

Sementara itu PPK 2.4 Balai Besar Jalan Nasional Makassar, Nasrun menjelasakan jika pihaknya bekerja simultan, sambil membangun jembatan, pengerjaan jalan juga dialakukanya. ” Saat ini untuk jembatan kita masih melakukan pemasangan sumurnya, sambil kita juga mengerjakan peninggian jalanya. Dua atau tiga minggu kedepan sudah ada pengaspalan untuk pengerjaan jalan,” kata Nasrun.

Nasrun menambahkan, secara umum progres pembangunan dua jembatan di Desa Radda dan pembenahan jalan poros Raddan dan Masamba sudah 30 persen. ” Kami optimis bisa kami selesaikan tepat waktu, jalan dan jembatan termasuk jalan poros depan Masjid Syuhada kisa selesaikan tepat waktu target kita Desember 2021 ini semua kita rampungkan,” pungkasnya.

Kehadiran pengerjaan itupun menuai respon postif dari masyarakat sekitar, seperti yang diungkapkan Masrul Tarri, salah satu masyarakat desa Radda yang hadir saat peninjauan pengerjaan jalan dan jembatan oleh Anggota DPR-RI, Muh.Fauzi.

Baca Juga:  Resmi Membuka Kongres Askab, Wabub Suaib: Askab Harus Aktif Jaring Pemuda Potensial

“Selaku perwakilan masyarakat desa Radda, kami sangat berterima kasih kepada Bapak Anggota DPR-RI, Muh.Fauzi yang telah mendatangkan ini dana (Pengerjaan Jalan dan Jembatan), dengan adanya proyek ini kami sangat bersyukur karena dengan sendirinya masyarakat akan terhindar dari luapan banjir yang juga jadi halangan bagi kendaraan yang lewat di jalan poros radda jika hujan tiba”. Ungkap Masrul Tarri dihadapan Anggota DPR-RI, Muh.Fauzi.

Sekedar diketahui, untuk pembangunan jembatan S Paboi 1 dan S Paboi 2 di Desa Radda, Kementerian PUPR menggelontorkan anggaran Rp 9,7 miliar lebih. Sedangkan untuk pembenahan jalan poros nasional depan Mesjid Agung Syuhada Masamba dan jalan poros nasional di Desa Radda dengan anggarkan sebesar Rp 7,6 miliar lebih. Dua proyek strategis itu juga merupakan aspirasi Anggota DPR RI Dapil Sulsel III, Muhammad Fauzi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *