Ground Breaking Jalan Tol Eksisting ke MNP, Muh Aras Apresiasi Pemerintah

oleh -
Ground Breaking Pembangunan Jalan Tol Eksisting ke Makassar New Port Tahap I dan II, yang dilaksanakan di Jalan Sultan Abdullah Raya, Kaluku Bodoa, Kec. Tallo, Kota Makassar pada hari Senin (7/2/2022).

Kehadiran jalan akses tol dari eksisting ke Makassar New Port (MNP) akan segera terwujud. Hal tersebut ditandai dengan seremonial peletakan batu pertama (ground breaking) Pembangunan Jalan Tol Eksisting ke Makassar New Port Tahap I dan II, yang dilaksanakan di Jalan Sultan Abdullah Raya, Kaluku Bodoa, Kec. Tallo, Kota Makassar pada hari Senin (7/2/2022).

Muhammad Aras, yang hadir diacara tersebut sebagai tamu undangan dan berkesempatan memberikan sambutan, menjelaskan bahwa Komisi V DPR RI sebagai mitra Utama Kementerian PUPR melihat keseriusan pemerintah dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah bagian timur.

Hal itu dapat dilihat dengan nyata, yaitu diantara sekian banyak program strategis yang sudah diplotkan, salahsatunya kini ialah melanjutkan pembangunan jalan tol dari mulai eksisting hingga Makassar New Port.

Baca Juga:  Jalan Nasional Mirip Empang di Tea Musu Bone Akan Diaspal 4KM, Muh Aras Komitmen Tuntaskan 36KM

“Acara peletakan batu pertama pembangunan jalan tol eksisting ke Makassar New Port hari ini
merupakan pertanda bahwa pemerintah serius mewujudkan pembangunan infrastruktur di
wilayah timur, khususnya Provinsi Sulsel.” Kata Aras dalam sambutannya.

Dipertegas olehnya bahwa jalan tol yang akan dikerjakan ini tentunya dapat memberikan kemudahan dan kelancaran akses mobilitas masyarakat. Sehingga akan berdampak pada penguraian kemacetan di jalur biasa, dan tentunya transaksi ekonomi di masyarakatpun akan terkena efek manfaatnya.

“Dengan adanya fasilitas jalan yang memadai, tentunya akan berdampak kepada kelancaran ekonomi di masyarakat.” Terang Aleg Fraksi PPP itu.
Pada acara ground breaking, sejumlah pejabat PUPR turut hadir meresmikan.

Diantaranya Sekretariat Jenderal Kementerian PUPR Ir. Mohammad Zainal Fatah, Deputi I Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Febry Calvin Tetelepta, Dirut PT. Nusantara Infrastruktur Tbk. M.
Ramdani Basri, dan Plt. Gubernur Sulse Andi Sudirman Sulaiman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.