Tembus Top 50 KIPP, Kepala Bappeda dan Kadis Peternakan Bone Paparkan Inovasinya

oleh -

KABARTA.ID,BONE— Kepala Bappeda Bone Dr Ade Fariq Ashar yang memaparkan Inovasi Sip Peka(Strategi Pencegahan Perkawinan Anak) di Kabupaten Bone di Hotel Four Points By Sheraton, Kota Makassar, Rabu (16/3/2022).

Inovasi pelayanan publik Sip Peka Kabupaten Bone berhasil menembus Top 50 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan melalui Jaringan Inovasi Pelayanan Publik (JIPP).

Dalam pemaparannya, Ade Fariq menuturkan tingginya angka perkawinan anak di Kabupaen Bone membuat pemerintah daerah melahirkan inovasi untuk menekan angka perkawinan anak.

“Berdasarkan data, angka perkawinan anak di Bone mencapai 746 kasua pada tahun 2019, yang terdiri dari laki-laki 44 kasus dan perempuan 702 kasus, tingginya kasus dispensasi perkawinan anak tahun 2019 sebanyak 228 kasus atau 30 persen dari total perkawinan,” kata Ade Fariq

Baca Juga:  Jelang HUT Ke 76 Brimob, Yon C Pelopor Gelar Baksos Sasar Warga Kurang Mampu

Lanjut Ade, adapun nilai kebaruan dari inovasi Sip Peka, yakni masyarakat sebagai pusat pembaharu, anak sebagai pelapor dan pelopor, tersedianya guru PKH di sekolah, pengadilan agama/P2TP21 sebagai filter utama pemberian dispensasi perkawinan anak, pendidikan kecakapan hidup menjadi tambahan jam pelajaran sebagai muatan lokal di sekolah formal maupun non formal, pelibatan kelompok agama kelompok sosial dan kelompok ekonomi.

Mantan Camat Barebbo Kabupaten Bone ini mengungkapkan bahwa
dampak setelah adanya program inovasi Sip Peka terbukti dapat menurunkan angka perkawinan di Kabupaten Bone.

” Dari 746 kasus perkawinan anak pada tahun 2019 dapat turun menjadi 84 kasus pada tahun 2021, demikian pula dengan kasus dispensasi perkawinan anak dari 419 kasus pada tahun 2019 turun menjadi 62 kasus pada tahun 2021,” kata mantan Kabag Pemerintahan Setda Bone ini.

Baca Juga:  Sempat Rusak Akibat Banjir Bandang, Jembatan Gantung Maipi Kembali Fungsional

Sementara itu Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bone Ir Wahidah juga memaparkan inovasi pelayanan publik La Mirap’e (Layanan Milik Peternak). Inovasi tersebut juga masuk top 50 KIPP.

Setelah inovasi pelayanan publik yang masuk Top 50 KIPP melalui tahapan penilaian presentasi dan wawancara yang akan dilaksanakan pada 14-18 Maret 2022 di Hotel Four Points By Sheraton, Kota Makassar.

Selanjutnya, tahapan verifikasi lapangan akan dilaksanakan pada 21-31 Maret 2022.

(AN).*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.